Butuh seumur hidup untuk melupakan bayangannya …

”Mbak, aku sudah berusaha menghapus bayangannya dari hidupku, tapi kenapa harapan itu masih selalu ada? Karena dia pernah begitu berarti bagiku mbak …”

Begitu salah satu adik tingkatku mencurahkan kegalauan hatinya padaku tentang seorang lelaki bernama ikhwan …

Hemmm … lagi-lagi masalah ikhwan (apa bakwan? Ups … maaf)

Kata bijak, hanya diperlukan waktu semenit untuk menaksir seseorang, sejam untuk menyukai seseorang dan sehari untuk mencintai seseorang tetapi diperlukan waktu seumur hidup untuk melupakan seseorang.

Bener kan?

Memang butuh waktu yang sangat lama untuk bisa melupakan seseorang yang pernah hadir dalam kehidupan kita, apalagi pernah mendapat tempat spesial di hati kita … deuuu … rasa-rasanya nggak pengin ngelupain, ya kan?

Tapi pernah berpikir nggak sih, mungkin saja seseorang itu sudah melupakan kita? Lalu buat apa mengingat-ngingatnya dalam benak kita? Apa pantas kita bersedih hanya untuk orang itu?

Ada teman yang pernah bilang, kalo pengin melupakannya, cari saja kejelekan orang itu. Hehe … ekstrim? Menurutku wajar-wajar saja, justru mungkin ketika kita tahu kekurangan orang itu, bisa sedikit merubah perasaan kita padanya, memupus rasa yang seharusnya nggak pernah ada. Bukan bermaksud untuk menjelek2kan orang itu kalee!

Memang butuh waktu lama, tapi yakinlah Alloh kan beri kelapangan hati kita jika kita memang berniat untuk itu. Bukankah tujuan kita mencari keridhoan Alloh..?

Yakin deh, mungkin memang bukan saat ini waktu yang tepat bagi kita untuk bertemu dengan seseorang yang tepat. Tapi suatu saat, akan ada seseorang yang akan pantas kita cintai hanya karena Alloh …

Jalani apa yang sekarang ada di hadapan kita. Karena Alloh pasti akan selalu berikan yang terbaik untuk kita, meski kadang terasa pahit dan getir di hati. Tapi sesungguhnya itulah anugerah indah yang telah Alloh berikan pada kita. So, ngapain musti mikirin orang yang belum tentu juga mikirin kita???

Karena yang seharusnya selalu ada dalam pikiran dan hati kita adalah Alloh …

Ya Rabbana, jika aku jatuh hati,

jagalah hatiku padanya agar tidak

berpaling pada hati-Mu …

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s