NASEHAT-NASEHAT ROSUL S.A.W UNTUK IMAM ALI Ra


Berikut adalah kutipan dari berbagai sumber mengenai wasiat-wasiat dari Nabi Muhammad SAW, untuk Ali bin Abi Thalib ra. wasiat itu juga untuk kita semua bila mengaku sebagai umat Nabi SAW dan pecinta Ahlul Bait, Wasiat ini ini bersumber dari Imam Ja’far Ash-Shadiq dari ayahnya Imam Muhammad Al-Baqir, dari ayahnya Imam Ali Zainal Abdidin, dari ayahnya Imam Husein, dari ayahnya Ali bin Abi Thalib (ra).


Dalam wasiatnya kepada Imam Ali bin Abi Thalib (ra) Rasulullah saw bersabda:
“Wahai Ali, aku wasiatkan padamu suatu wasiat, maka jagalah wasiatku ini. Kamu akan selalu berada dalam kebaikan selama kamu menjaga wasiatku ini.”
“Wahai Ali, barangsiapa yang menahan amarahnya padahal ia mampu menunaikannya, Allah akan menjamin baginya keamanan dan keimanan sehingga dengannya ia mendapat kenikmatan pada hari kiamat.”

“Wahai Ali, barangsiapa yang belum memperbaiki wasiatnya saat menjelang kematiannya, ia memiliki kekurangan dalam kehormatan dirinya (marwah) dan ia tak layak mendapat syafa’at.”

“Wahai Ali, perjuangan yang paling utama adalah orang yang tidak berduka karena kezaliman seseorang.”

“Wahai Ali, barangsiapa yang lisannya ditakuti oleh manusia, maka ia adalah penghuni neraka.”

“Wahai Ali, manusia yang paling buruk adalah orang yang dimuliakan oleh manusia karena takut pada keburukannya.”

“Wahai Ali, manusia yang paling buruk adalah orang yang menjual akhiratnya dengan dunianya. Lebih buruk lagi dari itu orang yang menjual akhiratnya dengan dunia orang lain.”

“Wahai Ali, barangsiapa yang tidak menerima alasan orang yang ingin melepaskan diri (dari dosa, pidana; ini penjelasan dlm kitab Al-Bihar), benar atau dusta, maka ia tidak akan mendapat syafaatku.”

“Wahai Ali, sesungguhnya Allah Azza wa Jalla lebih mencintai dusta untuk kemaslahatan dan lebih membenci kejujuran dalam kerusakan.”

“Wahai Ali, barangsiapa yang meninggalkan khomer karena selain Allah, maka Allah akan memberinya minuman khomer yang murni (Ar-Rahiqil makhtum, lihat QS 83: 25). Kemudian Imam Ali (ra) bertanya: Karena selain Allah?? Rasulullah Saw menjawab: “Ya, untuk menjaga dirinya, Allah bersyukur padanya atas hal itu.”

“Wahai Ali, peminum khomer seperti penyembah berhala. Wahai Ali, orang yang minum khomer, Allah azza wa jalla tidak menerima shalatnya selama empat puluh hari. Dan jika ia mati maka matinya mati kafir”

“Wahai Ali, setiap yang memabukkan hukumnya haram, dan setiap yang memabukkan dalam kapasitas yang banyak maka seteguk pun darinya hukumnya haram.”

“Wahai Ali, semua dosa terjadinya di dalam rumah, dan kuncinya adalah minuman khomer.”

“Wahai Ali, akan datang pada peminum khomer suatu saat ia tidak mengenal Tuhannya azza wa jalla.

“Wahai Ali, memindahkan gunung-gunung yang tak bergerak lebih mudah ketimbang memindahkan kekuasaan yang saatnya berakhir, tidak kurang dari beberapa hari.”

“Wahai Ali, orang yang tidak bermanfaat agama dan dunianya, maka tidak ada kebaikan bagimu dalam majlis-majlisnya. Dan barangsiapa yang tidak menjaga hakmu, maka kamu tidak wajib menjaga haknya dan kehormatannya.” (Biharul Anwar 77: 46-47)

Ali bin Abi Thalib berkata : “Bahwa Rasulullah berwasiat kepadaku dengan sabda beliau :

“Ya Ali! Aku berwasiat kepadamu dengan sesuatu wasiat, maka jagalah dia baik-baik, kerana selama engkau memelihara wasiat ini nescaya engkau akan tetap berada dalam kebaikan.

“Ya Ali! Bagi orang mukmin itu ada tiga tanda :Melakukan solat, berpuasa dan berzakat. Dan bagi orang munafik ada pula tiga tandanya : Pura-pura sayang bila berhadapan, mengumpat di belakang dan gembira bila orang lain mendapat musibah.”

“Bagi orang zalim ada tiga cirinya : Menggagahi orang bawahannya dengan kekerasan, orang diatasnya dengan kedurhakaan dan melahirkan kezalimannya secara terang-terangan”.

“Bagi orang riya’ ada tiga tandanya : rajin bila di depan orang ramai, malas bila bersendirian dan ingin dipuji untuk semua perkara”

“Bagi orang munafik ada tiga tandanya : Bohong bila berkata, mengingkari bila berjanji dan khianat apabila dipercaya”.

“Ya Ali, bagi orang pemalas ada tiga tanda : menunda-nundakan waktu, mensia-siakan kesempatan dan melalaikannya sampai berdosa.”

“Dan tidak patut orang berakal menonjolkan dirinya kecuali tiga perkara : berusaha untuk penghidupan atau mencari hiburan dalam sesuatu perkara yang tidak terlarang atau mengenangkan hari akhirat”.

“Ya Ali! Diantara bukti orang yang percaya kepada Allah ialah tidak mencari kerendahan seseorang dengan kemurkaan Allah, tidak menyanjung seseorang atas nikmat yang diterima, dan tidak mencela sesorang bila tidak mendapat nikmat Allah. Ingatlah bahwa rizki tidak dapat diraih oleh orang yang sangat tamak mendapatkannya, dan tidak pula dapat dielak oleh orang yang tidak menyukainya. Allah telah menjadikan nikmat karunia dan kelapangan itu dalam yakin dan ridho dengan pemberian Allah dan Ia menjadikan kesusahan dan kedukaan itu dalam murka terhadap rezeki yang telah ditentukan oleh Allah

“Ya Ali! Tidak ada kefakiran yang lebih hebat daripada kebodohan, tidak ada harta yang lebih berharga daripada akal, tiada kesepian yang lebih sunyi daripada ujub (Kagum kepada diri sendiri), tiada kekuatan yang lebih kuat daripada musyawarah, tiada iman keyakinan, tiada wara’ yang lebih baik daripada menahan diri, keindahan seindah budi pekerti dan tidak ada ibadah yang melebihi tafakkur.

“Ya Ali! Segala sesuatu itu ada penyakitnya. Penyakit bicara adalah bohong, penyakit ilmu lupa, penyakit ibadah adalah riya’, penyakit budi pekerti adalah memuji, penyakit berani adalah agresif, penyakit pemurah adalah menyebut-nyebut pemberian, penyakit cantik adalah sombong, penyakit bangsawan adalah bangga, penyakit malu adalah lemah, penyakit mulia adalah menonjolkan diri, penyakit kaya adalah bakhil, penyakit royal (mewah) adalah berlebih-lebihan dan penyakit agama adalah hawa nafsu”.

“Ya Ali! Apabila engkau disanjung orang, bacalah kalimat ini : Ya Allah, jadikanlah aku lebih baik daripada apa yang mereka katakan. Ampunilah dosaku apa yang mereka tidak ketahui, dan janganlah aku disiksa tentang apa-apa yang mereka katakan.

“Ya Ali! Apabila engkau puasa sampai petang, maka ucapkanlah dikala engkau berbuka : “Untuk-Mu lah aku berpuasa dan dengan rezeki-Mu lah aku berbuka.” Nescaya dituliskan bagimu pahala orang puasa pada hari itu dengan tidak kurang sedikit pun daripada pahala mereka Ketahuilah, bahwa bagi setiap orang yang berpuasa itu ada doa yang diperkenankan. Maka jika ia pada permulaan suapannya waktu makan mengucapkan : “Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang, wahai Tuhan Yang Maha Luas pengampunan-Nya, ampunilah aku.” nescaya diampuni dosanya. Ketahuilah bahwa puasa itu adalah perisai yang akan menangkis bahaya api neraka.

“Ya Ali! perbanyakkanlah membaca surah Yaasin kerana didalamnya terdapat sepuluh macam barokah. Tiada orang yang membacanya waktu lapar (puasa) kecuali kenyang, tiada yang haus kecuali lepas hausnya, tiada yang bertelanjang kecuali peroleh pakaian, tiada yang sakit melainkan sembuh, tiada yang takut kecuali aman, tiada yang dipenjarakan melainkan lepas, tiada yang bujang melainkan kawin, tiada musafir melainkan matanya terang dalam perjalanan, tiada orang yang hilang barangnya melainkan menemukannya, tidak dibacakan keatas orang yang hampir tiba ajalnya melainkan diringankan baginya. Barangsiapa membacanya ketika subuh nescaya ia akan aman sampai petang dan barangsiapa yang membacanya di waktu petang nescaya ia akan aman sehingga ke pagi.

“Ya Ali! Bacalah surah ad-Dukhan pada malam Jumaat nescaya Allah memberi keampunan kepadaMu.

“Ya Ali! bacalah surah Hasyr nescaya engkau akan berkumpul pada hari kiamat dalam keadaan aman dari sesuatu.

“Ya Ali! bacalah surah al-Mulk dan as-sajdah nescaya engkau diselamatkan Tuhan dari marabahaya hari kiamat.

“Ya Ali! bacalah surah al-Mulk waktu tidur nescaya engkau selamat dari azab kubur dan dari pertanyaan malikat munkar dan nakir.

“Ya Ali bacalah surah al-Ikhlas dalam keadaan berwudhu’ nescaya engkau akan diseru pada hari kiamat : Hai pemuji Tuhan, bangkitlah, maka kemudian masuklah ke dalam syurga.

“Ya Ali! bacalah surah al-baqarah kerana membacanya itu membawa berokah. Dan tidak mau membacanya itu membawa penyesalan.

“Ya Ali! jangan terlalu lama duduk di bawah cahaya matahari kerana itu akan menimbulkan penyakit lama datang kembali, merusakkan pakaian dan mengubah warna muka.

“Ya Ali! Engkau akan aman dari bahaya kebakaran jika engkau mengucapkan : subhana rabbi lailaha illa anta a’laika tawakkaltu wa anta rabbul ‘arsyil ‘azim.

“Ya Ali! Engkau aman dari was-was syaitan bila engkau baca :
ﻮﺇﺫﺍ ﻗﺮﺃﺖ ﺍﻠﻗﺮﺁﻥ ﺟﻌﻠﻨﺍ ﺑﻴﻨﻚ ﻭﺑﻴﻥ ﺍﻠﻨﻴﻥ ﻻ ﻴﺆﻤﻨﻭﻥ.. (surah al-Isra’ : 45-46)

“Ya Ali! apabila engkau berdiri di depan cermin maka ucapkanlah : Ya Allah sebagaimana Engkau telah mengindahkan kejadianku maka indahkanlah pula budi pekertiku dan berikanlah aku rezeki.

“Ya Ali! apabila engkau keluar dari rumah untuk sesuatu hajat keperluan maka bacalah ayat kursi nescaya hajat engkau insyaAllah sampai.

“Ya Ali lakukanlah solat ditengah malam sebentar walaupun sesingkat kadar waktu memerah susu kambing dan berdoalah kepada Allah di waktu sahur.

Narasumber:

http://malifah92.synthasite.com/index/sebahagian-wasiat-rasulullah-kepada-saidina-ali

Bismilahirohmanirohim


Ketika sesuatu yang kita harapkan tak sesuai kenyataan,akankah kita menghujatnya? tak banyak yang bisa aku lakukan untuk menerimanya.Bintang yang pernah berpijar perlahan meredup. Padahal aku ingin dia tetap benderang mengiringi setiap pijak langkah hidupku. Belajar memaknai arti hidup agar meraih CintaNya. Mengharapkan menjadi hambaNya yang Khusnul Khotimah, Insya Allah. ketika rona merah mewarnai kedua pipiku akan cinta hambaNya. Kenapa aku tak membendung rasa itu sesuai kemampuanku Ya Allah…adakah bagian yang telah membuatku begitu harap akan cinta HambaMu. Aku terlalu lena dalam pandangan cinta dunia. Hingga aku terjatuh pada ruang yang pekat dan penuh debu kesia-siaan.

Aku tak ingin mendahului TakdirNya, aku takut akan murkaNya mencintai tanpa batas terhadap hambaNya.Ya Allah…beri hamba kesempatan mereguk cintaMu yang tanpa pamrih, yang tak membuat hambaMu sia-sia menjalani dan merasakannya. Berilah hamba pemahaman cara hamba mencintai dia yang mewarnai kisi dalam hati hamba.

wahai ALLAH ku, anugerahkan kepada ku Imam  dan keturunan ku sebagai penyenang hati  amin 🙂

Doa yang tak kan pernah putus hingga ku yakin pada Takdirnya berbicara padaku. namun berilah petunjuk padaku. Pilihkan jalan yang bijak menapaki langkah orang yang lemah ini. Aku takut akan futur dalam diriku.

Semoga ada jalan terang bagiku memahami semua NikmatNya.

Ya Allah hamba memohon agar Tuhan memilihkan mana yang baik menurut Engkau ya Allah. Dan hamba memohon Tuhan memberikan kepastian dengan ketentuanMu dan hamba memohon dengan kemurahan Tuhan yang besar Agung.Karena sesungguhnya Tuhan yang berkuasa, sedang hamba tidak tahu dan Tuhanlah yang amat mengetahui bahwa persoalan ini baik bagi hamba, dalam agama hamba dan dalam penghidupan hamba dan baik pula akibatnya bagi hamba, maka berilah perkara ini kepada hamba dan mudahkanlah ia bagi hamba, kemudian berilah bagi hamba keberkahan di dalamnya. Ya Allah, jika Tuhan mengetahui bahwa sesungguhnya hal ini tidak baik bagi hamba,bagi agama hamba, dan penghidupan hamba. dan tidak baik akibatnya bagi hamba,maka jauhkanlah hal ini dari hamba, dan jauhkan hamba daripadanya. Dan berilah kebaikan di mana saja hamba berada, kemudian jadikanlah hamba orang yang rela atas anugrah-Mu.Amin ya robbal alamin.

Semoga ku temukan apa yang aku dambakan selama ini, masih begitu banyak waktu yang harus aku lewati tanpa harus terjatuh dalam lubang yang sama. Masih ada kesempatan yang mesti kuraih kembali. Subhanallah…aku masih memiliki banyak saudara yang tak putus2nya mendoakanku juga dia. Saudara dan saudariku syukron katsir atas segala nya, ukhuwah yang indah ini, cinta yang tulus sesama saudara seiman.Yang Nyata ataupun ku temukan dalam ruang sederhana yang aku akan anggap nyata pula meski logikanya kita tak pernah bertatap mata. Banyak cinta yang kalian tebarkan padaku. Banyak semangat yang kalian sematkan di dinding hatiku, agar aku kuat mengahadapi nikmatNya berupa ujian dan cobaan juga kebahagian.

Ya Allah…akankah dia Takdir bagiku?? Beri hamba jawabaan dengan ketentuan-Mu ya robbi…..

kutorehakan segala resah ini pada ruang sederhana yang ku punya ,akhi…ukhty jangan pernah bosan mengingatkan vRd,  jangan letih menasehatiku dengan goresan kata dari kalian. Ku memulai dengan pelukan shubuh-Mu dan ku akhiri pada hangatnya sang surya yang menerangi pekat bumi ini Ya robbi…

Alhamdulilah,segala puji bagi-Mu Ya Allah…

*berusaha selalu memperbaiki diri, sebeLum memberikan yang terbaik 🙂

saaT nya “Romantis” with Tugas Akhir


Note ini saya khususkan untuk meminta doa, dukungan, sokongan, baik materi maupun non materi untuk kelancaran dan keberkahan KTI saya.Perasaan suka was-was klo ninggalin dia lama-lama, udah makin cinta soalnya … hahay… *lebay.mode on!

Aniwei…Beidewi…buswei…

Tugas Akhir, skripsi, atau Karya tulis ILmiah ini adalah Tiket terakhir setelah bersemedi di kampus Biru  dalam RangKa mendapat GeLar SST ( sarjaNa Sains Terapan)….. MuLai Lah saat ini setelah ber-Romantis Ria di Rumah sakit, Kini tiba saatnya untuk setiap saat Bersama KTI ini,, Mau makan ingat KTI, mau minum ingat KTI, mau nyuci ingat KTI, Mau ke MoLL ingat Gramedia beli buku referensi KTI, mau shoLat Ingat KTI, Mau bedoa ingat KTI, Mau Nonton gag Jadi nonton gara2 ingat KTI, Mau FB_an tetap aja FB-an Lancar walau pun ingat KTI wkwkwkwkkwkwkwkwkwwkwkwk,,,,,,, 😀
KTI memang butuh perlakuaan dan pembelajaran, serta perjuanagan yg sangat besar. Bukan cuma bagaimana melakukan riset, cari referensi, mencari korelasi antara dunia gaib (teori maksudnya) dgn realitas di lapangan. Bukan cuma bagaimana menggunakan sistematika penulisan yg selaras dan seimbang.Belum lagi menetapkan eksperimen yang sesuai dengan kasus yang diangkat hingga geleng2 kepala gara-gara hasil eksperimen kurang sesuai dengan kehendak hati dan kehendak pembimbing. Menurut saya itu adalah bagian kecil dari yang namanya KTI, selebihnya usaha terbesar saya dengan lebih akan tercurah kan pada bagaimana upaya untuk fokus-fokus-fokus dan fokus.

Tentang bagaimana mengatur hati, mengatur waktu, mengatur hobi dan mengatur kemalasan.
Sumpeh dah perjuangan terberat selama KTI adalah MALAS.

Berbeda dengan mata kuliah lain, untuk KTI ini tak ada yang namanya DEADLINE, mungkin ada timeline yg dibuat tp itu bisa dgn mudah dilanggar. Tak ada yang mengingatkan. Pembimbing pun seolah lepas tangan klo kita telat bimbingan atau ga bimbingan sama sekali. Semuanya 100% ditanggung sendiri.

Puncaknya, ketika sang ayah dan ibu yang ngemodalin kuliah selama ini nanya : “KTI udah sampe mana???”. Nah lho Down lah ditanya begitu, merasa ditampar dan juga ditantang. Mulai saat itu, konsentarasi hanya buat si KTI (walaupun selingannya masih tetep banyak … hahahahahhahay 😀

Sekali lagi mohon -dengan sangat- doakan agar saya diberi kekuatan, gag Cengeng di kaLa udah mentok, Kemudahan dalam menyelesaikan misi ini. Diberi keseriusan, kelancaran, keberkahan dan manfaat untuk agama, negara, bangsa, kota Jambi dan KeLuarga besaR bapak RazaLi Spd. Amiiiin …
^_^

seLalu Optimis bahwa BuLaN September nanti aq, kamu dan mereka bisa wisuda bareng [Lagi]..
amin… amin… amin..amin..amin… 35 x

UNIK !!! Keluarga Terbesar di Dunia Ziona Chana….39 Istri, 94 Anak, 14 Menantu, 33 Cucu


SUBHANALLOH……

Inilah keluarga dengan jumlah anggota terbesar di dunia, dengan kepala keluarga Ziona Chana. Bagaimana tidak disebut besar, pria 67 tahun memimpin sebuah komunitas yang terdiri atas 39 istri, 94 anak, 14 menantu dan 33 cucu.

undefined

Mereka betul-betul tinggal dalam sebuah kesatuan, yaitu bangunan besar empat lantai mirip asrama yang terdiri atas 100 kamar di desa Baktwang, negara bagian Mizoram, India.

“Hari ini saya merasa bagaikan anak Tuhan paling istimewa. Dia memberi saya begitu banyak orang untuk dijaga. Saya menganggap diri ini beruntung bisa punya 39 istri dan menjadi kepala sebuah keluarga terbesar di dunia,” katanya kepada The Sun, 20 Februari 2011.

Keluarga ini dikelola nyaris dengan displin ala militer. Istri tertua Zathiangi bertindak sebagai komandan, mengorganisir sesama istri untuk menjalankan pekerjaan rumah tangga seperti bersih-bersih dan menyiapkan makan. Begitu massalnya pekerjaan yang harus dilakukan untuk keluarga ini, sehingga untuk sekali makan malam saja perlu 30 ekor ayam, 59 kg tomat dan menanak 1 kuintal beras.

Ia bahkan pernah menikahi 10 perempuan dalam setahun, ketika ia sedang berada di puncak kejayaannya. Itulah Chana, ketika ia dengan nyaman menikmati ranjang besarnya, puluhan istrinya harus hidup di kamar-kamar mirip asrama.

 

Lalu bagaimana ia memenuhi kebutuhan orang sebanyak itu. Keluarga ini membangun sekolah sendiri plus taman bermain. Mereka juga membangun rumah sendiri. Sedangkan untuk urusan perut, mereka punya sawah dan kebun sayur yang luas, serta peternakan babi dan unggas.

Soal keadilan untuk para istri, jangan ditanya. Ia memilih istri termuda untuk tinggal di kamar terdekat dengan kamar besarnya. Sementara si istri tertua tidur di sebuah kamar bersebelahan dengan istri termuda itu.Soal urusan seks, ada sistem rotasi giliran bagi para istri untuk mengunjungi kamar Chana.

Salah satu istri adalah Rinkmini yang berusia 35 tahun. “Kami tinggal bersamanya (Chana) karena ia adalah orang terpenting dalam keluarga ini. Dia pria paling tampan di desa ini,” kta Runkmini.

Soal pertemuannya dengan pria itu, Runkmini mengenang masa 18 tahun lalu. Waktu itu Chana melihatnya berjalan pada suatu pagi, lalu pria itu mengiriminya surat lamaran agar mau menjadi istrinya.

Istri yang lain, Huntharnghanki, mengatakan, seluruh anggota keluarga berhubungan baik. Menurutnya, sistem kekeluargaannya didasari saling mencintai dan menghormati. Soal kelakuannya memburu banyak istri ini, Chana memang menjadi pemimpin sebuah sekte beranggota 4.000 orang yang mengizinkan seorang pria mempunyai istri sebanyak mungkin.

Chana mengatakan ia tak akan berhenti mencari istri. “Untuk mengembangkan sekte ini, saya bersedia, bahkan pergi ke Amerika, untuk menikah lagi,” katanya. Salah satu putra Chana mengatakan, ayahnya kerap menikahi perempuan miskin agar bisa menafkahinya.

undefined

Bicara tentang satu keluarga besar yang bahagia, Bapak Ziona memiliki 39 istri, 94 anak-anak, 14 anak mantu perempuan dan 33 cucu – semua hidup bersama di bawah satu atap. Diyakini sebagai keluarga terbesar di dunia, rumahnya cukup besar, empat lantai dengan 100 kamar di mana mereka tidur seperti di asrama.Dan bahkan kemudian mereka harus pergi atas-ke-ekor sesuai.

begitu banyak induk nya hidup dengan dia, “Hari ini saya merasa seperti anak-anak khusus dari Tuhan. Dia memberikan saya begitu banyak orang di pelihara. “Saya menganggap diri saya orang yang beruntung menjadi suami dari 39 wanita dan kepala keluarga terbesar.” Semua orang dari keluarga bekerja sebagai tukang kayu dan Ziona bangga mengatakan: “Kami tidak ingin ada bantuan dari pemerintah.”

Rumah keluarga disebut Chhuanthar Run – yang diterjemahkan sebagai “rumah dari generasi baru” – di perbukitan desa Baktawng, di negara India Mizoram. Ia memiliki sekolah sendiri, taman bermain, lokakarya pertukangan, peternakan kandang babi dan unggas, sawah – kebun sayur dan cukup besar untuk memberi makan seluruh keluarga besar.

Waktu makan seperti makan tentara, dengan para wanita dari keluarga ber jam-jam menyiapkan makan malam. Makanan khas mereka dapat dilihat saat mereka memotong 30 ayam, mengupas 66 kg kentang dan memasak sampai 110 kg beras. Semua dilakukan di atas nyala api yang terus menyala sepanjang hari.

Istri tertuanya Zathiangi, 69, mendelegasikan semua tugas sehari-hari di sekitar rumah untuk istri yang lain, anak perempuan mereka dan anak-anak mantu perempuannya. Setiap hari ada segunung cucian untuk dikerjakan – semua dilakukan dengan tangan.
Ziona, yang disebut “Ka pa” atau Bapa sederhana oleh keluarganya, menikahi Zathiangi ketika ia berusia 17 tahun.

Dia adalah pemimpin turun-temurun dari sekte Chana, yang percaya bahwa mereka suatu hari akan memerintah dunia dengan Tuhan. Dinamai Challian Chana, kakek Ziona’s, sekte ini memungkinkan para pria untuk mengambil istri sebanyak yang mereka inginkan.

Tetapi ketika ia tumbuh dewasa, Ziona yakin ia tidak akan menikah, berkata: “Ayahku memiliki tujuh istri dan merawat mereka adalah tugas yang sulit. “Ketika saya melihat dia dikelilingi oleh perempuan semua waktu itu membuat saya terharu Tapi harapan saya bukan keinginan Tuhan..”

undefined

Sekarang ia membagi waktunya antara semua 39 istri – yang terakhir diperoleh pada tahun lalu. Dia memiliki kemewahan kamar tidur sendiri di rumah – dimana istrinya dipanggil secara bergantian. Yang 99 lainnya kamar yang ditempati oleh seluruh keluarga. Meskipun Ziona memiliki tempat tidur ganda yang besar, namun istrinya harus puas berbagi tempat tidur di asrama.

Ziona suka menjaga istri mudanya dekat dengan dia di lantai yang sama dengan kamar tidur miliknya – sementara istri-istrinya yang lebih tua tidur di lantai dasar rumah. Pada siang hari ia suka tujuh atau delapan istri dengan dia sepanjang waktu melayani Dia tangan dan kaki.

Rinkimi, 35 thn, menikah dengan Ziona selama 11 tahun, mengatakan: “Kami tinggal di sekitar dia karena dia adalah orang yang paling penting dalam rumah. Melayani dia adalah seperti melayani Tuhan. Dia orang yang paling tampan di desa ini…

“Saya merasa beruntung memiliki dia sebagai suami saya.” Istri Ngaihzuali, 37, menambahkan: “Dia sering memanggil saya untuk memakaikan minyak rambut, ia hanya suka saya saja yang melakukan pekerjaan ini yang membuat saya merasa istimewa..”

undefined

Ibu dari anak laki-laki 16 tahun mengatakan: Ziona jatuh cinta padanya pada pandangan pertama. Dia menjelaskan: “Dia sedang keluar jalan-jalan pada pagi hari ketika ia pertama kali melihat saya.

“Dia jatuh cinta dengan saya dan menulis surat yang mengatakan ia ingin menikahi saya. “Dia kemudian datang ke rumah saya untuk minta izin orang tua saya ‘.” Salah satu-teman istrinya, Huntharn-ghaki, menegaskan semua pengantin Ziona pada akur.

Dia mengatakan: “Jika sistem keluarga diletakkan di atas batu pendiri dan tulus saling mencintai dan menghormati setiap anggota, maka sistem ini dijamin akan sukses.” Para istri muda diatur oleh Zathiangi. Dia mengatakan: “Menjadi yang tertua dalam keluarga, saya harus menjaga manajemen. Saya telah menikah dengan Ziona paling lama, setiap orang dalam keluarga menghormatiku dan aku bangga dalam menjaga suami saya dan keluarga…”

Putra tertua Ziona Parliana, 50 thn, mengatakan ayahnya menikahi begitu banyak istri sehingga ia bisa menjaga mereka. Dia menegaskan: “Kebanyakan perempuan yang ayah saya nikahi adalah perempuan miskin dan yatim piatu dari desa ini. “Dengan menikahi mereka dia telah memberikant contoh dalam sejarah umat manusia.

“Dia tidak hanya kepala rumah ini, tetapi juga pemimpin dari sekitar 4.000 orang dari sekte Chana. “Kakek saya pindah ke desa ini dan mendirikan komunitas kami. Sejak itu, ayah saya melanjutkan kepimpinannya.

“Semua saudara-saudaraku adalah pekerja keras. Tetapi kami semua senang dan mengalami kehidupan yang aman.. “Dengan mendukung dia dalam karyanya, saya merasa dekat dengan Tuhan.” Parliana sendiri mengikuti jejak ayahnya, meskipun ia memiliki jalan panjang untuk mengejar ketinggalan.Saat ini ia hanya memiliki dua istri dan 13 anak-anak.

Sementara itu, Ziona mengatakan bahwa meskipun sudah bertahun-tahun menjalani kehidupan ini, hari-hari menikahnya belum berakhir. Dia menjelaskan: “Untuk memperluas sekte saya, saya bersedia untuk pergi bahkan ke Amerika Serikat untuk menikah.”

Makna PeLangi…


“Aku punya banyak warna, dan semua warna tidak untuk semua orang.”
-Tami-

Aku senang sekali menyebut diriku seperti PELANGI yang turun dikala hujan reda :). Ya…aku juga punya “pelangi” di dalam diriku. Bukan pelangi yang turun setelah aku mengeluarkan air mata lho :p. Aku pernah mengatakan pada teman2ku kalau aku punya banyak warna, dan semua warna tidak untuk semua orang. Warna-warna itu pelangi yang muncul dalam diri aku 🙂

Hmmm…tidak seperti lagu Ariel yang akhir2 ini sering di putar di media TV “Tapi Buka Dulu Topengmu…”. Perlu dicatat, kalau warna2 yang kumiliki dalam diriku itu bukan TOPENG! Aku tidak menyebutnya sebagai topeng, ataupun bermuka dua! T I D A K teman. Bagiku topeng, bermuka dua, mempunyai makna yang berbeda dengan WARNA yang kupunya 😀

Warna di sini bisa aku jelaskan kalau aku dapat bersikap dan berprilaku berbeda pada tempat dan orang yang berbeda. Atau lebih singkatnya, aku mempunyai cara berbeda alias tersendiri dalam menyikapi sesuatu. Dan tidak semua kepribadianku aku tunjukkan pada semua orang, termasuk pada sahabat terdekatku sendiri :). Seperti pelangi, ia punya banyak warna, tapi hanya sebagian warna yang hanya kasat di mata kita: merah, kuning, hijau. Mungkin di daerah yang lain, di waktu yang lain pula, pelangi dapat mengeluarkan lebih dari ketiga warna itu. Walaupun terlihat samar-samar.

Bukan berarti aku wanita yang punya banyak kepribadian dan sulit dimengerti. Pada dasarnya wanita selalu ingin dimengerti dan diperhatikan. Masalah siapa aku mungkin tidak bisa dinilai dengan singkat atau dengan perkenalan “say hello” saja. Kalian bisa menilai aku dari warna2 yang pernah aku perlihatkan dan aku berikan pada kalian :). Tapi, aku lebih senang jika kalian dapat melihat dan menilaiku dari berbagai dimensi yang di dalamnya terdapat banyak warna :). Jangan hanya dari satu atau dua dimensi saja, tidak banyak warna di dalamnya.

Baiklah, buat teman2, maaf jika ada warna yang aku punya menyinggung perasaan kalian atau bahkan kalian tidak suka dengan warna itu :’). Mungkin warnanya sudah kabur, tintanya perlu diisi ulang, hhaa , atau ada warna yang menurut kalian terlalu menyilaukan, mungkin tintanya terlalu banyak. Intinya, saya harus bisa mengendalikan warna2 yang ada di dalam diri saya, agar selalu tampak indah^_^.

Jika kalian menemukan banyak warna dalam diriku, dan aku suka sekali menunjukkan warna dominan dari warna yang lain kepada kalian, itu karena KALIAN SPESIAL buat aku. Punya tempat tersendiri di hatiku :). Aku yakin, kalian juga punya banyak warna, dan mungkin lebih bervariasi dan indah .
Saya selalu suka dengan kata2: BE YOUR SELF n DON’T JUDGE IT’S BY COVER.
HIDUP INI INDAH DAN PENUH WARNA.

Senja mengantarkan malam dengan waktu singkat.


Senja…
Sungguh, Bingkainya sangat INDAH kawan. Ia mengantarkan sang fajar untuk turun dari peraduannya, dan langit pun mulai tersipu malu, merona merah karena sang fajar perlahan turun sambil merayu langit. Kini terlihat langit senja berwarna jingga. Burung-burung pun ikut serta mengantar sang fajar turun, mereka terbang membentuk huruf V, indah sekali! lalu kembali bertengger di atas tali listrik, berjejer rapi. Anak-anak kecil yang masih polos pun juga begitu, berlari ke sana kemari dengan tawa khas mereka, berteriak girang. Atau sering kali mereka menyambut senja dengan berlari, berteriak, bersorak sambil memainkan layangan. Sampai akhirnya ibu mereka berteriak memanggil mereka untuk masuk ke rumah, karena senja hampir usai. Langit yang jingga, burung yang bertengger rapi, ibu-ibu yang berteriak memanggil anak-anaknya untuk masuk ke rumah, menghadirkan suasana hening, tenang, dan damai. Tidak ada lagi kesibukan dunia yang di lakukan. Mungkin yang terdengar hanya suara desiran angin atau suara jangkrik. Ya… itu semua kita lakukan, sadar atau tidak sadar hanya untuk menanti AZAN MAGHRIB kawan. Kita menunjukkan rasa hormat, segan, dan takut kita pada ALLAH. Lain hal dengan azan shubuh, zuhur, ashar, dan isya yang berlalu begitu saja. Merasakah kalian kalau azan maghrib mendapat perlakuan istimewa dari kita? Sadarkah kita akan hal ini?

Untuk itu, SENJA sangat spesial untukku kawan :). Benar-benar ada ketenangan dan kedamaian di sana. Coba kalian perhatikan senja esok hari dan rasakanklah atmosfirnya.
Lepas dari itu, aku juga sering menggunakan kata SENJA sebagai perumpamaan, seperti: “susun dalam bingkai senja”, “keeping-keping senja”, dan lain sebagainya. Senja di sini aku ibaratkan seperti kenangan masa laluku. Senja identik sekali berwarna JINGGA, seperti kenangan masa lalu yang identik dengan warna SEPIA :). Ah, banyak cerita dan makna yang terimpan dalam senja kawan, begitu juga dengan kenangan kita.

Senja…
Aku harap kau tetap begitu, setidaknya aku dapat merasakan ketenangan dan kedamaian dalam beberapa jam saja di tengah kepenatan dunia ini.

*daLam ketenangaN senja kak virda merindukan Tami 🙂

uhibbufillah ukhty JamiLah

Untuk kaLian yang gag sengaja ketemu di PuLau ini….


biarkan…
biarkan….ku selalu menyapamu
laksana angin…
yang kadang kau suka dan tak kau suka…

bila…
dari “bintang” kau dapatkan
sejuta makna……maka….
berbahagaialah jua sang pemilik hati ini
karena bisa tuangkannya dalam
hakikat inspirasi…!!

syukron berat atas semua yang kau lakukan untukku
mungkin bagimu terkesan biasa-biasa saja
tapi tidak bagiku!
kau tahu?
sampai-sampai aku tak bisa ungkapkan betapa dan betapa
semuanya…. “B E R A R T I”
dan dengan semua itu,
……………KAU BENAR

“cinta baru berharga jika diberikan kepada seseorang yang menghargainya”

aku memang tak begitu mengenal secara detail bagaimana
sosok pribadi, prinsip, idealis dan persepsi lakon hidupmu…
tapi jangan salah,
manusia memiliki kepekaan
yang berbeda…

kau harus tahu…
yang kutawarkan adalah “jalinan cinta yang tulus”
dan dalam hal ini tak ada yang harus kau lakukan untukku
biarkan hati ini merindui,
biarkan hati ini menyayangi, apapun yang ada di dirimu
siapapun dirimu, karena tulusku tak butuhkan
bukti dari semua itu…

aku tau…
di antara kita ada kesamaan, dan…
di antara kita ada banyak ketidaksamaan
bila dengan 1 kesamaan saja sudah cukup membuatku percaya,
apakah ketidaksamaan akan menjadikan rasa ini tak layak untuk kumiliki?

aku mencintaimu, tanpa syarat kau juga harus begitu
aku biarkan kau tempati satu posisi dalam hati
tanpa ada kesepakatan denganmu…
jadi, maafkan aku bila keputusanku ini salah menurutmu…

siapa dan bagaimana aku itu tidak penting
dengan apapun kau menyebutku, itupun tak penting
yang penting adalah siapa kau bagiku…
memang, tak ada yang bisa aku lakukan untukmu
tuk buktikan rasa yang ada…
tapi yang pasti, aku miliki 3 hal untukmu….
1.    tulus
2.    percaya
3.    doa

lupakan aku dalam tiap saatmu
tapi ketika kau tengadahkan kepala
dan melihat sapaan bintang di atas sana,
ingatlah….kalau jauh di sana
aku pun melihatnya…
dan rindukanmu,
………sahabatku

Semoga Alloh mengikat hati-hati kita hingga ke syurga….

Di sekitar ‘Arsy-Nya, ada menara-menara dari cahaya, di dalamnya ada orang-orang yang pakaiannya dari cahaya, wajah-wajah mereka pun bercahaya. Mereka bukan para Nabi dan syuhada. Hingga para Nabi dan syuhada pun iri kepada mereka. Ketika para shahabat bertanya, Rosul menjawab: “Mereka adalah orang-orang yang saling mencintai karena Alloh, saling bersahabat karena Alloh, dan saling berkunjung karena Alloh
[HR. Tirmidzi]

kuharap, kerlip dan damai sang bintang
membuatmu selalu tersenyum….dan bahagia.
Love u, fillah….

*yang selaLu menghargaii setiap taLi Ukhuwah 🙂