Daddy Don’t Cry

Ayah, janganlah nangis!
karena engkau selalu ada untukku
Aku juga pernah banyak menetaskan air mata
yang mungkin saja tak kau lihat

Ayah, sungguh aku menyayangimu
simpan baik-baik kata-kata ini dalam hatimu
Aku tahu jika engkau pasti menyayangiku
meskipun saat ini kita berjauhan

Ayah, ibu pun menyayangimu
meskipun ia menyembunyikan kesedihannya
Aku sungguh pernah melihatnya duduk melamun seorang diri
dan air matanya pun menetes dari pipinya

Ayah, suatu hari nanti, engkau akan kembali
dan kita akan kembali berkumpul bersama lagi
Aku masih menyimpan kenangan kita saat berpisah
dan terus menatapnya sampai kita pun bersua

Ayah, ketika engkau tidur
mimpikanlah ibu dan aku
Aku akan tunjukkan senyum manis di wajah mungilku
aku pun berharap engkau bisa menyaksikannya

Ayah, lengan  sekarang membentang
aku tahu tanganmu pun demikian, membentang ingin memelukku
Ini adalah satu pelukan untukmu.

 

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s