saaT nya “Romantis” with Tugas Akhir

Note ini saya khususkan untuk meminta doa, dukungan, sokongan, baik materi maupun non materi untuk kelancaran dan keberkahan KTI saya.Perasaan suka was-was klo ninggalin dia lama-lama, udah makin cinta soalnya … hahay… *lebay.mode on!

Aniwei…Beidewi…buswei…

Tugas Akhir, skripsi, atau Karya tulis ILmiah ini adalah Tiket terakhir setelah bersemedi di kampus Biru  dalam RangKa mendapat GeLar SST ( sarjaNa Sains Terapan)….. MuLai Lah saat ini setelah ber-Romantis Ria di Rumah sakit, Kini tiba saatnya untuk setiap saat Bersama KTI ini,, Mau makan ingat KTI, mau minum ingat KTI, mau nyuci ingat KTI, Mau ke MoLL ingat Gramedia beli buku referensi KTI, mau shoLat Ingat KTI, Mau bedoa ingat KTI, Mau Nonton gag Jadi nonton gara2 ingat KTI, Mau FB_an tetap aja FB-an Lancar walau pun ingat KTI wkwkwkwkkwkwkwkwkwwkwkwk,,,,,,,😀
KTI memang butuh perlakuaan dan pembelajaran, serta perjuanagan yg sangat besar. Bukan cuma bagaimana melakukan riset, cari referensi, mencari korelasi antara dunia gaib (teori maksudnya) dgn realitas di lapangan. Bukan cuma bagaimana menggunakan sistematika penulisan yg selaras dan seimbang.Belum lagi menetapkan eksperimen yang sesuai dengan kasus yang diangkat hingga geleng2 kepala gara-gara hasil eksperimen kurang sesuai dengan kehendak hati dan kehendak pembimbing. Menurut saya itu adalah bagian kecil dari yang namanya KTI, selebihnya usaha terbesar saya dengan lebih akan tercurah kan pada bagaimana upaya untuk fokus-fokus-fokus dan fokus.

Tentang bagaimana mengatur hati, mengatur waktu, mengatur hobi dan mengatur kemalasan.
Sumpeh dah perjuangan terberat selama KTI adalah MALAS.

Berbeda dengan mata kuliah lain, untuk KTI ini tak ada yang namanya DEADLINE, mungkin ada timeline yg dibuat tp itu bisa dgn mudah dilanggar. Tak ada yang mengingatkan. Pembimbing pun seolah lepas tangan klo kita telat bimbingan atau ga bimbingan sama sekali. Semuanya 100% ditanggung sendiri.

Puncaknya, ketika sang ayah dan ibu yang ngemodalin kuliah selama ini nanya : “KTI udah sampe mana???”. Nah lho Down lah ditanya begitu, merasa ditampar dan juga ditantang. Mulai saat itu, konsentarasi hanya buat si KTI (walaupun selingannya masih tetep banyak … hahahahahhahay😀

Sekali lagi mohon -dengan sangat- doakan agar saya diberi kekuatan, gag Cengeng di kaLa udah mentok, Kemudahan dalam menyelesaikan misi ini. Diberi keseriusan, kelancaran, keberkahan dan manfaat untuk agama, negara, bangsa, kota Jambi dan KeLuarga besaR bapak RazaLi Spd. Amiiiin …
^_^

seLalu Optimis bahwa BuLaN September nanti aq, kamu dan mereka bisa wisuda bareng [Lagi]..
amin… amin… amin..amin..amin… 35 x

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s