Menu Ibu Menyusui


Gambar

Selain dari cadangan lemak dalam tubuh, enerji yang dibutuhkan untuk produksi ASI ibu menyusui diperoleh dari makanan. Makanya, Anda tetap saja harus mengonsumsi makanan bergizi seimbang dalam jenis yang bervariasi setiap harinya.

Dengan begitu, kebutuhan energi dan zat-zat gizi selama masa menyusui terpenuhi secara optimal. Selain Anda tetap sehat, kualitas dan kuantitas ASI jadi lebih OK . Lebih dari itu, jangka waktu Anda untuk memproduksi ASI jadi relatif lama.

Menyusun Menu

Saat menyusun menu sehari-hari, sebaiknya perhatikan keberadaan beberapa jenis bahan makanan berikut:

  • Makanan bertepung (kaya karbohidrat), seperti roti, pasta, nasi, breakfast cereal , dan kentang. Selain merupakan sumber enerji, jenis makanan ini kaya vitamin B kompleks dan serat.
    Bahan makanan sumber protein, seperti daging tanpa lemak, daging ayam tanpa kulit, ikan, telur, kacang-kacangan dan biji-bijian. Dibutuhkan tambahan protein sekitar 15 gram/hari.
  • Susu dan produk olahannya, seperti yoghurt dan keju, adalah sumber kalsium yang amat bagus. Perlu diketahui, 250-300 mg kalsium dikeluarkan pada ASI per hari.
  • Buah-buahan dan sayur-sayuran (paling sedikit 5 porsi sehari) merupakan sumber vitamin, mineral, dan serat.
  • Lebih banyak cairan, seperti susu, sari buah tanpa gula, atau air. Usahakan minum minimal 8 gelas sehari, atau kira-kira 1-2 liter air selama 24 jam. Selain itu, perbanyaklah sayuran berkuah dan buah-buahan.

Sekilas, tampaknya tidak ada yang aneh pada daftar makanan di atas. Namun, bila diperhatikan lebih cermat, sebenarnya Anda sudah agak mengerem lajunya pertambahan berat badan. Bukankah lemak dan gula yang tidak perlu dan jadi biang keladi dalam menggemukkan tubuh sudah dicoret dalam menu sehari-hari Anda? Ini berarti, Anda juga perlu bersikap selektif dalam memilih bahan makanan yang akan dikonsumsi.

Jangan lupa, pandai-pandailah dalam memadukan berbagai bahan makanan agar tetap bergizi seimbang, namun sesuai selera Anda. Selamat menyusun menu!

10 Tanda Mengenali Bayi Sakit


Salah satu kesulitan dalam perawatan bayi adalah mengetahui apakah bayi Anda sehat atau tidak. Bayi tidak dapat memberi tahu kita apa yang mereka rasakan, jadi kita harus mengandalkan pada reaksi tubuh mereka. Untungnya, bayi selalu memberikan tanda-tanda bila tidak sehat. Tanda-tanda itu dapat sangat nyata atau kurang nyata. Demam/dingin, muntah, dan biduran adalah beberapa di antara tanda yang nyata. Tanda yang kurang nyata antara lain menjadi pasif atau cengeng, tidak tertarik dengan apa yang terjadi di sekelilingnya, kurang selera makan, atau tidak buang air besar dalam beberapa hari.

1. Kulit Kuning (Jaundice)

Bila kulit bayi Anda menguning, segera hubungi dokter. Kondisi ini biasanya muncul pada bayi yang baru lahir dan menandakan liver bayi tidak berfungsi dengan baik. Terkadang, gejala itu tidak muncul sampai bayi di bawa ke rumah.

2. Perubahan Selera Makan

Bila bayi Anda berkali-kali menolak makan atau tidak berselera makan, hubungi dokter.

3. Perubahan Mood

Bila bayi Anda menjadi pasif atau sulit dirangsang, mudah menangis/cengeng dan sulit ditenangkan, segera hubungi dokter.

4. Tubuh Demam atau Dingin

Demam adalah reaksi tubuh terhadap infeksi. Salah satu cara paling baik untuk mengukur suhu tubuh bayi adalah memakai termometer rektal atau oral yang ditempatkan di dubur atau mulut bayi. Termometer strip di kening atau perabaan kurang akurat mendeteksi demam pada bayi. Bila temperatur badannya lebih dari 38 C berarti bayi Anda demam. Bila bayi Anda kurang dari 3 bulan dan demam, apalagi diiringi gejala lain seperti biduran, segera hubungi dokter. Pada bayi yang lebih tua, Anda dapat memberikan anti demam untuk meredakan panas. Hubungi dokter bila panas tidak turun setelah 24 jam.

5. Muntah dan Diare

Muntah berbeda dengan gumoh, yang merupakan hal biasa pada bayi. Muntah lebih kuat, volumenya lebih banyak dan tidak terjadi hanya setelah bayi diberi makan. Muntah dan diare dapat disebabkan oleh infeksi, masalah pencernaan dan penyakit lainnya. Keduanya berpotensi membahayakan bayi karena dehidrasi. Tanda-tanda bayi yang dehidrasi antara lain: tidak mengompol dalam enam jam atau lebih, menangis tanpa air mata dan mulutnya kering tidak berliur. Bayi menjadi lemah, sangat mengantuk dan sulit dibangunkan. Anda harus segera membawanya ke dokter bila kondisinya demikian.

6. Masalah Telinga

Bila bayi Anda demam, cengeng dan menarik atau menekan-nekan telinganya, dia mungkin terkena infeksi telinga. Infeksi telinga adalah hal yang umum dan tidak selalu membahayakan, tapi Anda perlu berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan antibiotik bagi bayi Anda. Infeksi telinga yang tidak ditangani dapat menyebabkan masalah pendengaran yang permanen.

7. Biduran/Ruam

Hubungi dokter bila bayi mengalami biduran atau ruam yang luas, terutama bila diikuti demam.

8. Sulit Buang Air Besar

Setiap bayi memiliki kebiasaan buang air besar sendiri. Ada yang setiap hari buang air, ada yang beberapa hari sekali. Bila bayi tidak buang air besar sesuai pola biasanya, atau ketika tampak kesulitan saat buang air, hubungi dokter.

9. Masalah Mata

Bila salah satu atau kedua mata bayi memerah atau mengeluarkan kotoran (jawa: “ketepan”), periksakan ke dokter.

10. Jatuh atau Terbentur di Kepala

Bagaimana pun Anda berhati-hati menjaganya, bayi Anda pasti sesekali pernah jatuh. Semakin besar, semakin sering mereka jatuh. Bila dia jatuh dari kursi yang tinggi atau terlepas dari timangan Anda, Anda harus mengecek secara menyeluruh kondisi tubuhnya dan mengamati kondisi kesehatannya dalam 24 jam. Bila dia menangis setelah jatuh, itu tandanya dia tidak terlalu serius mengalami luka.

Segera bawa ke dokter bila bayi Anda:

  • Tampak lemah atau bingung
  • Sulit menggerakkan sebagian anggota badannya
  • Memiliki darah mengumpul di bagian putih matanya
  • Mengeluarkan darah dari hidung (mimisan) dan telinga
  • Fokus matanya menjadi bersilangan, ukuran pupil tidak sama, atau muntah-muntah
  • Menangis keras bila bagian tubuhnya tertentu digerakkan/disentuh
  • Tidur lebih lama dari biasanya

 

Kenapa Wanita Hamil Butuh Lebih Banyak Zat Besi?


Diperkirakan sekitar 50 juta-70 juta orang Indonesia menderita kekurangan darah atau anemia. Dari jumlah itu sebanyak 50,9% penderita anemia itu adalah wanita hamil.

Hal itu diungkapkan dr Indra Marki SpPD, koordinator acara simposium mini yang bertema Anemia dan Wanita yang digelar di Aula Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI), di Jakarta belum lama ini.

Pada simposium yang diselenggarakan Pengurus Besar Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (Papdi), dr Coshpiadi Irawan SpPD, K-HOM menjelaskan berdasarkan definisi WHO bahwa anemia adalah suatu keadaan sesorang dengan Hb (hemoglobin) kurang dari normal.

“Hemoglobin adalah bagian dari elemen tubuh manusia yang berfungsi membawa oksigen ke seluruh tubuh. Jadi anemia tidak sama dengan penyakit tekanan darah rendah,” jelas Cosphiadi.

Wanita Rentan Anemia

Sementara itu dr Junita Indarti SpOG menjelaskan bahwa kebutuhan zat besi (Fe) untuk perempuan 1 mg per hari dan perempuan hamil 6-10 mg per hari. Tetapi dia menambahkan bahwa kaum perempuan sangat rentan mengalami kurang darah atau anemia.

“Penyebabnya perempuan mengalami mentruasi, hamil, dan persalinan. Selain itu, perempuan juga menderita penyakit alat kandungan seperti kanker leher rahim, kanker endometrium (selaput lendir rahim), dan kanker indung telur,” katanya.

Menurut Junita, anemia pada perempuan dapat memberi pengaruh tidak baik terutama saat kehamilan, persalinan, dan nifas, serta setelahnya. Anemia pada perempuan juga bisa berakibat keguguran, kelahiran prematur, persalinan lama karena rahim tidak berkontraksi.

“Selain itu, anemia pada perempuan dapat menyebabkan pendarahan pascamelahirkan, syok, infeksi saat persalinan atau setelahnya. Bila Hbnya kurang dari 4 gram per desiliter bisa membuat gagal jantung,” katanya.

3 Macam Tanda Persalinan


Dengan mengenali apa saja tanda-tanda persalinan, anda akan mengerti kapan saat yang tepat untuk kerumah sakit dan apa saja yang dapat dilakukan bila tanda tersebut ada pada anda.

Walaupun proses persalinan berbeda pada setiap wanita tapi tanda-tanda dari persalinan adalah sama. Dengan mengetahui tanda-tanda persalinan anda akan mengerti kapan saat yang tepat untuk pergi kerumah sakit dan apa saja yang dapat dilakukan bila tanda-tanda persalinan ini ada pada anda. Tanda-tanda persalinan:

Lendir Bercampur Darah

Pengeluaran lendir bercampur darah. Terjadi karena sumbatan yang tebal pada mulut rahim terlepas sehingga menyebabkan keluarnya lendir yang berwarna kemerahan karena bercampur darah.

Apa yang harus dilakukan:

Pengeluaran darah dan lendir dapat terjadi beberapa hari sebelum persalinan, jadi tunggulah sampai anda mendapat kontraksi yang teratur atau air ketuban pecah, sebelum anda pergi kerumah sakit.

Anda harus menghubungi dokter anda bila terjadi pendarahan hebat.

Air Ketuban Pecah

Kantung ketuban yang mengelilingi bayi pecah sehingga air ketuban keluar ( Normal air ketuban adalah cairan yang bersih, jernih dan tidak berbau).

Apa yang harus dilakukan:

Hubungi dokter anda dan segera ke rumah sakit, walaupun anda belum merasakan kontraksi, karena ini menjadi resiko infeksi. Sementara diperjalanan gunakan pembalut wanita untuk dapat menyerap cairan ketuban anda.

Kontraksi Yang Teratur

Tidak seperti kontraksi Braxton hick, kontraksi timbul secara teratur, mula-mula kontraksi hanya sebentar kemudian bertambah lama dan bertambah kuat, dan kontraksi terjadi simetris di kedua sisi perut mulai dari bagian atas dekat saluran telur ke seluruh rahim, dan nyeri tidak hilang/kurang dengan istirahat atau elusan.

Apa yang harus dilakukan:

Ketika kontraksi nampak teratur, mulailah untuk menghitung waktunya.

Catatlah lamanya waktu antara satu kontraksi dengan kontraksi berikut, dan lamanya kontraksi berlangsung. Persalinan hanya terjadi bila kontraksi menjadi semakin dekat 40 detik antara kontraksi lainnya. Persalinan pertama kali akan berlangsung 12-14 jam sehingga lebih baik anda menunggu dirumah sambil beristirahat mengumpulkan energi untuk persalinan. Jadi jika kontraksi anda sudah setiap 5 menit sekali atau sangat sakit anda dapat pergi ke rumah sakit. Jangan lupa membawa tas yang sudah anda siapkan.

 

 

Manfaat USG Kehamilan


Pemeriksaan USG (ultrasonografi) adalah salah satu metode skrining untuk memeriksa kehamilan yang dianggap aman, non-invasif, akurat dan efektif. Kini hampir semua klinik kebidanan di kota-kota besar telah menyediakan fasilitas pemeriksaan USG dengan biaya layanan yang semakin terjangkau. USG kehamilan antara lain bermanfaat sebagai berikut:

1. Diagnosis dan konfirmasi awal kehamilan.

Dengan pemindaian USG, embrio dapat diamati dan diukur pada usia lima setengah minggu. Bila terjadi perdarahan pada trimester pertama, USG sangat diperlukan untuk diagnosis awal kehamilan ektopik (kehamilan di luar rahim) dan kehamilan molar/anggur (kehamilan yang disertai tumor).

2. Melihat posisi dan kondisi plasenta.

Plasenta yang menghalangi jalan lahir (plasenta previa) dapat menyulitkan proses kelahiran bayi. Plasenta yang memiliki kelainan dalam kondisi seperti diabetes dan hidrops janin (cairan berlebihan di dua atau lebih bagian tubuh seperti toraks, abdomen atau kulit yang biasanya terkait dengan penebalan plasenta) juga bisa dilihat melalui USG.

3. Memeriksa denyut jantung janin.

Denyut jantung janin bisa dilihat dan dideteksi pada umur kehamilan 6 minggu dan menjadi jelas pada 7 minggu. Jika denyut jantung teramati, kemungkinan kehamilan berlanjut adalah lebih dari 95 persen. Denyut jantung janin cenderung bervariasi mengikuti usia kehamilan. Denyut jantung pada 6 minggu adalah sekitar 90-110 denyut per menit (dpm) dan pada 9 minggu menjadi 140-170 dpm. Pada usia 5-8 minggu, bradikardia (denyut kurang dari 90 dpm) seringkali berkaitan dengan risiko tinggi keguguran.

4. Mengetahui bila Anda memiliki lebih dari satu bayi (kembar).

Kehamilan kembar meningkatkan risiko hambatan pertumbuhan janin, persalinan prematur, plasenta lepas (abruptio placenta), kelainan bawaan, morbiditas dan kematian perinatal. Kehamilan kembar terdeteksi selama ultrasonografi rutin di minggu 18 sampai 20.

5. Menghitung usia kehamilan dan berat janin.

Ukuran tubuh janin mencerminkan usia kehamilan. Dengan mengetahui usia kehamilan, hari perkiraan lahir juga dapat dihitung lebih akurat. Hubungan yang erat antara ukuran janin dan usia kehamilan terutama berlaku pada awal kehamilan. Untuk itu, pengukuran-pengukuran berikut dapat dilakukan dengan USG: Crown-rump Length (CRL). CRL adalah istilah untuk panjang antara bokong dan ujung kepala janin.

Pengukuran CRL dilakukan pada janin berusia 7-12 minggu dan memberikan perkiraan yang sangat akurat mengenai usia kehamilan. Setelah usia kehamilan 12 minggu, CRL tidak lagi akurat mengukur usia janin, sehingga pengukuran lain diperlukan. Biparietal Diameter (BPD). Diameter antara 2 sisi kepala, yang diukur setelah bayi berusia di atas 12 minggu. Diameter kepala bayi meningkat dari sekitar 2,4 cm di usia 13 minggu menjadi sekitar 9,5 cm pada saat kelahiran. Dua bayi dengan berat yang sama dapat memiliki ukuran kepala berbeda sehingga BPD di tahap akhir kehamilan umumnya dianggap tidak dapat diandalkan.

Femur Length (FL). Mengukur panjang tulang paha yang mencerminkan pertumbuhan memanjang janin. FL meningkat dari sekitar 1,5 cm di 14 minggu menjadi sekitar 7,8 cm pada akhir kehamilan. Kegunaan FL mirip dengan BPD. Abdominal Circumverence (AC). Mengukur lingkar perut ibu. Ini adalah pengukuran yang paling penting pada akhir kehamilan, namun lebih mencerminkan ukuran dan berat janin daripada usianya. AC, BPD dan FL digabungkan dalam rumus untuk memperkirakan berat badan janin. Mesin USG langsung menghitung secara otomatis perkiraan berat janin, yang formulanya antara lain adalah : 1,4 BPD X FL X AC (semua dalam cm) – 200 = berat janin.

6. Mendiagnosis kelainan janin.

Banyak kelainan struktural janin seperti malformasi janin (anencephaly, spina bifida, dll), kelainan jantung, dan hydrocephalus dapat didignosis dengan USG yang biasanya dilakukan sebelum 20 minggu. Sejumlah kecil masalah dapat diobati sebelum bayi Anda lahir. USG dapat menunjukkan beberapa masalah perkembangan bayi, tetapi tidak semua. Beberapa masalah bayi mungkin baru berkembang setelah 20 minggu dan beberapa mungkin tidak terlihat melalui USG. Inilah sebabnya, pada sejumlah kecil kasus, bayi lahir dengan masalah meskipun tidak ada masalah yang terlihat selama pemindaian. Mengetahui masalah sebelum kelahiran dapat membantu Anda mempersiapkan diri dan menyusun rencana perawatan setelah bayi lahir. Bayi Anda mungkin perlu dilahirkan di rumah sakit berbeda yang menyediakan staf dan fasilitas khusus yang diperlukan bayi Anda.

7. Memeriksa jumlah cairan ketuban.

Jumlah cairan ketuban terlalu banyak atau terlalu sedikit dapat dengan jelas digambarkan oleh USG. Kedua kondisi ini dapat berdampak merugikan pada janin: Polyhydramnios (kelebihan cairan ketuban) dapat mengakibatkan sesak nafas berat pada ibu dan persalinan prematur. Faktor risiko termasuk diabetes ibu yang tidak terkontrol, kehamilan kembar, isoimunisasi, dan malformasi janin. Oligohydramnios (kekurangan cairan ketuban) dapat menyebabkan kematian janin. Kondisi ini sering terkait dengan kelainan bawaan pada saluran kemih, hambatan pertumbuhan janin dan berat janin kurang.

7. Mengetahui jenis kelamin bayi.

Jenis kelamin bayi tidak memiliki signifikansi medis. Namun, banyak calon orangtua yang sangat ingin tahu jenis kelamin bayinya sebelum lahir. Beberapa faktor seperti tahap kehamilan dan posisi janin dapat mempengaruhi keakuratan prediksi gender. Anda dapat mengetahui usia janin melalui USG dengan akurasi 95% lebih pada minggu 18 sampai 20. Dalam sebuah penelitian, USG hanya mengidentifikasi jenis kelamin dengan benar pada 46 persen janin berusia 12 minggu dan 80 persen pada janin berusia 13 minggu. Di usia 13 minggu, bayi Anda masih dapat meringkuk dan melakukan akrobatik sehingga mendapatkan sudut yang tepat bisa sangat sulit.

 

Download Artikel, renungan, kisah motifasi


Gambar

silakan di donlod artikel ini, mungkin bisa di abadikan, bisa di print dan di jilid. jadi bisa di baca-baca tanpa menggunakan akses internet. dan bisa masuk ke perpustakaan milik pribadi 🙂

ArtikeL, RenungaN, kisah Motifasi 1

ArtikeL, RenungaN, kisah Motifasi 2

ArtikeL, RenungaN, kisah Motifasi 3

ArtikeL, RenungaN, kisah Motifasi 4

cover artikel

Tanya Jawab Psikologi Muslimah


Gambar

Bismillaah…

Judul Buku: Tanya Jawab Psikologi Muslimah

Penulis : dr. Sa’ad Riyadh

Penerbit : AQWAM Jembatan Ilmu

 

 

*

 

Al-Quran menaruh perhatian terhadap wanita di berbagai perannya, baik sebagai ibu, istri, saudari, anak, penguasa, istri penguasa, istri nabi, wanita miskin yang mengajukan gugatan atas suaminya, puteri kecil yang dikubur hidup-hidup, dan lainnya. Hal ini menunjukkan bahwa wanita adalah ciptaan Allah yang perlu dimuliakan dan dijaga.

Wanita dan pria merupakan dua bagian manusia yang saling terkait. Meski kaum lelaki menciptakan berbagai karya besar di bidang seni dan ilmu pengetahuan, namun wanitalah yang melahirkan dan mendidik orang-orang besar itu.

Berdakwah; Tugas Pria, Wanita, Ataukah Tugas Bersama?

قُـلْ هـٰـذِ هِى سَبِيْـلِى اَدْ عُوا إِلَى اللهِ عَلـٰـى بَصِـيْرَةٍ اَنَاە وَمَنِ اتَّبَـعَنِى وَ سُبْحَنَ اللهِ وَ مَآ اَنَاە مِنَ

المُشْرِكِيْـنَ

“Katakanlah, ‘inilah jalanku,aku dan orang-orang yang mengikutiku untuk mengajak kamu kepada Allah dengan hujjah yang nyata, Mahasuci Allah dan aku tiada termasuk orang-orang yang musyrik.”

(Q.S. Yusuf: 108)

Menurut tafsir ayat ini, berdakwah adalah jalan Rasulullah dan pengikutnya. Dan, pengikut Rasulullah meliputi laki-laki dan perempuan. Kata (مَـن) dalam ayat di atas mencakup semua yang berakal, dan wanita termasuk di dalamnya.

Wanita di zaman Rasulullah sejajar dengan kalangan pria. Mereka ikut peperangan dengan tugas memperban korban yang terluka, menyiapkan makanan, membawa air, merawat pasukan cedera, bahkan ada yang turut berperang, seperti Nasibah binti Ka’ab saat Perang Uhud, ia  membela Rasulullah dengan pedang.

Dikisahkan pula dalam sejarah shahabiyah, di mana tercatat nama seorang wanita yang memiliki mahar paling mulia—mengeluarkan seseorang dari kekufuran menuju keimanan—ialah Ummu Sulaim binti Malhan, wanita yang memiliki kekuatan rihiyah dan dzatiyahyang luar biasa. Ketika Abu Thalhah meminangnya, Ummu Sulaim  berkata: ” Demi Allah, lelaki sepertimu ahai Abu Thalhah, tidaklah tertolak. Hanya saja, engkau orang kafir sementara aku wanita muslimah. Dan aku tidak boleh menikah denganmu. Bila engkau masuk Islam, maka itulah maharku dan aku tidak akan meminta selain itu darimu.”

Subhanallah!

 

Buku ini memuat 133 tanya jawab persoalan wanita dari anak-anak hingga lanjut usia. Berikut akan Saya paparkan sedikit tentang persoalan-persoalan yang dibahas:

1. Masa Kecil Permpuan: Khitanan Anak Perempuan

Tanya:

“Saya memiliki anak perempuan berusia tujuh tahun. Salah seorang kerabat menyarankan agar anak Saya dikhitan. Bagaimana menurut Anda pengaruh khitan terhadap kepribadian dan masa depannya dari sisi psikologi?”

Jawab:

Khitan bagi anak perempuan (clitridectomy) adalah memotong sebagian kulup yang menutupi klitoris (alat reproduksi kecil yang ada di atas liang vagina). Bagian ini berperan penting, yakni membuat wanita merasakan orgasme dan kenikmatan dalam berhubungan intim. Khitan untuk anak perempuan beda jenis dan efeknya.

Pandangan sejumlah ahli fikih mengenai hal ini:

  • Khitan hukumnya sunah bagi laki-laki dan perempuan. Pendapat ini dikemukakan Imam Malik dan Imam Hanafi. Diriwayatkan oleh Abu Hanifah,”khitan sunah, tidak wajib.”
  • Khitan hukumnya wajib bagi laki-laki dan perempuan. Ini pendapat Imam Syafi’i dan sebagian besar ulama.
  • Khitan hukumnya wajib bagi laki-laki dan sunah bagi perempuan. Pendapat ini dikemukakan sebagian murid Imam Syafi’i dan Imam Ahmad.

Pendapat penulis—dr. Sa’ad Riyadh— tentang hal ini:

Khitan tidak membahayakan selama dilakukan dengancara yang diperbolehkan. Ini tidak merendahkan wanita dan tidak berpengaruh terhadap hubungan seksnya kemudian. Di samping itu, persiapkan mental anak ketika akan dikhitan; tidak dipaksa, tidak ditakut-takuti dan berdasarkan konsultasi dokter. Di satu sisi mungkin sebagian wanita tidak membutuhkan khitan; di sisi lain, sebagian wanita mungkin membutuhkan khitan karena hal ini dapat memperngaruhi kehidupann seksnya kemudian hari.

2. Masa Kecil Perempuan: Perkembangan Anak Laki-Laki dan Perempuan

Tanya:

“Saya ingin tahu, sejak usia berapa terjadi perbedaan antara laki-laki dan perempuan? Apa saja perbedaan pokok di antara keduanya?”

Jawab:

Struktur fisik wanita berbeda dengan struktur fisik pria; dari bentuk fisik, hormon, dan struktur biologisnya. Secara psikologi dan sosial, mungkin tidak terjadi perbedaan anatra anak laki-laki dan perempuan pada masa kecil.

Perbedaan baru terjadi saat anak berusia 9 tahun hingga usia baligh. Setelah berusia 10 tahun, pergaulan dan tempat tidur antara laki-laki dan perempuan harus dipisahkan karena mereka telah memiliki batasan, kewajiban, dan peran berbeda. Orang tua harus memberikan pemahaman akan batasan berinteraksi dan juga memberikan pengertian bahwa Allah memberikan kepada masing-masing—laki-laki dan perempuan—kelebihan dan kekurangan untuk saling melengkapi.

3. Gadis Remaja: Peran Ibu Pasca Baligh

Tanya:

“Saya memiliki anak gadis remaja, sudah ada tanda-tanda baligh pada dirinya. Hal apa saja yang harus Saya lakukan kepadanya dalam tahapan ini?”

Jawab:

Saat melihat tanda-tanda baligh pada anak, ibu harus melakukan beberapa hal sebagai berikut:

  1. Mempersiapkan anak secara bertahap
  2. Anda harus menenangkannya ketika ia melihat darah di pakaiannya dan memberitahukannya bahwa itu takdir Allah untuk semua wanita. Beritahukan juga bahwa mulai saat itu, ia adalah wanita yang matang sempurna, sudah baligh, siap menikah, dan wajib menunaikan seluruh kewajiban Islam
  3. Menjelaskan kepada anak bahwa darah tersebut akan datang setiap bulan dalam jangka waktu 4 hingga 7 hari
  4. Mengajarinya menggunakan pembalut
  5. Menjaga daerah kemaluannya secara kontinu serta sering mengganti pembalutnya untuk menjaganya dari peradangan kulit dan bakteri. (tambahan dari Sanggemintang): Anjurkan anak untuk menggunakan pembalut herbal, yang terbuat bukan dari kertas bekas—layaknya pembalut yang beredar luas di pasaran—karena selain dilengkapi dengan zat terapi, pembalut herbal dianggap lebih aman dalam pencegahan kanker serviks :) )
  6. Memberitahukan kepada anak bahwa darah yang keluar adalah najis yang menghalangi shalat dan puasa. Ia juga tidak diwajibkan meng-qadha shalat yang ditinggalkan, sementara puasa Ramadhan yang ditinggalkan harus di-qadha
  7. Jangan mengkonsumsi pil penunda menstruasi khususnya bulan Ramadhan karena dapat memperngaruhi keseimbangan hormon
  8. Tidak menyentuh mushaf saat haid. (tambahan dari Sanggemintang: Untuk hal ini, perkenalkan kepada anak pada perbedaan-perbedaan pendapat tentang boleh-tidaknya berinteraksi dengan Al-Quran—termasuk memegang mushaf—ketika haid)
  9. Memberitahukan pada anak bahwa siklus bulanan biasanya disertai rasa sakit pada perut, punggung, dan kaki. Ia juga akan merasa mual dan kadang disertai muntah. Ajari ia mengkonsumsi minum-minuman hangat, seperti: kayu wangi, susu, dan  lainnya.
  10. Pada kondisi tertentu, anak akan merasakan sakit pada bagian perut sembari mengeluarkan darah kira-kira sepuluh hari pasca erakhirnya siklus bulanan. Hal itu disebabkan pembentukan sel telur bulanan; itu tidak perlu dikhawatirkan.
  11. Anak perlu diberi dorongan moriil dan materiil agar merasa lega dan tenang dalam menjalani kondisi-kondisi barunya.

4. Gadis Remaja: Pentingnya Jilbab

Tanya:

“Usia berapakah seorang gadis seharusnya mengenakan jilbab? Bagaimana cara Saya mendidiknya agar senang mengenakan jilbab?”

Jawab:

Jilbab itu wajib, bukan formalitas atau penampilan yang bisa dipilih. Permasalahannya, wajibkah anak mengenakan jilbab? Tentu tidak, jilbab mulai wajib dikenakan ketika anak memasuki usia balig. Anak bisa dilatih berjilbab sejak usia 9 atau 10 tahun.

Awal mengenakan jilbab bisa dimulai dengan motif dengan penutup kepala yang berbentuk indah warna-warni, dan menawan. Tahap selanjutnya, kita beritahu anak dengan tenang dan membuatnya merasa yakin akan pentingnya berjilbab. Juga, jelaskan bahwa jilbab ajan menjaga dan memelihara kecantikannya dari orang yang bermaksud jahat.

Jika masa jilbab tiba, penutup kepala itu diubah menjadi jilbab syar’i yang menjaga dirinya agar tidak terjatuh dalam hal yang membahayakan agama dan dunianya. Ada beberapa penjelasan yang bisa disampaikan terkait manfaat jilbab:

  1. Menjaga diri dari laki-laki hidung belang yang senantiasa mengintai
  2. Menjaga dari gangguan setan
  3. Agar bisa menjauhi kemaksiatan dan menambah keimanan
  4. Allah mewajibkan jilbab kepada semua wanita
  5. Jilbab adalah keindahan dan hiasan yang hanya bisa dimengerti oleh orang yang berakal
  6. Jilbab akan menjaga kemuliaan dan harga diri wanita
  7. Saat mengenakan jilbab, wanita akan menajdi teladan bagi wanita lain. Ia akan mendapatkan pahala
  8. Membuatnya aman, tenang dan terhormat di tengah-tengah masyarakat

5. Wanita, Pria, dan Pernikahan: Wanita Karier

Tanya:

“Adakah perbedaan antara wanita karier dengan ibu rumah tangga dari sisi kemampuan?”

Jawab:

Sebagai pengetahuan, wanita mesir mulai bekerja di luar rumah kira-kira pada paruh kedua abad 20. Sebelumnya, kegiatan ini dianggap sebagai sifat buruk pria yang mengizinkan istrinya bekerja.

Menurut Islam, wanita tidak dilarang bekerja. Dalam Al-Quran disebutkan: “Barangsiapa yang mengerjakan amal shalih, baik laki-laki maupun perempuan dalam keadaan beriman, maka sesungguhnya akan Kami berikan kepadanya kehidupan yang baik dan sesungguhnya akan Kami beri balasan kepada mereka dengan pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan.” (Q.S. An-Nahl: 97)

Adapun syarat-syarat wanita bekerja di luar rumah adalah sebagai berikut:

  1. Niat mencari ridha Allah
  2. Berperilaku sopan, menjaga identitas muslimah serta mengenakan pakaian islami
  3. Batasi hubungan sosial terhadap rekan-rekan kerja sesuai syariat
  4. Tidak menjadikan kerja sebagai alasan untuk melalaikan tugas rumah tangga dan kewajiban merawat anak
  5. Pilih pekerjaan yang tidak terlalu berat dan hindari banyak madharat-nya


6. Wanita, Pria, dan Pernikahan: Peran Wanita di Masyarakat

Tanya:

“Apa dan bagaimana peran wanita di masyarakat?”

Jawab:

Wanita adalah bagian yang tak terpisahkan dari masyarakat. Oleh karena itu, tidak dapat dipisahkan dari berbagai problematika sosial yang dihadapi masyarakat. Wanita dalam hal ini harus mencermati berbagai permasalahan masyarakat yang ada dan memilih peran di sana.

Berikut ini adalah berbagai masalah masyarakat yang memerlukan  peran serta wanita:

  • pemberantasan buta huruf
  • pemberantasan buta Al-Quran
  • pengangguran
  • perang melawan gerakan anti-jilbab
  • KDRT dan perceraian
  • eksploitasi anak
  • dan masalah-masalah lain

Untuk itu, wanita harus banyak membaca, belajar, dan mencermati lingkungannya. Sebab, wanita ibarat guru yang mengajari anak-anaknya. Bila gurunya tidak terpelajar, maka kelak ia akan mencetak generasi cuek dan individualis.

*

Ya itulah sebagian tanya jawab dalam buku yang terdiri dari 5 bab dan membahas problematika di tiap tahapan kehidupan seorang wanita, mulai dari anak hingga ketika berusia senja. Bacaan ringan tapi bermanfaat untuk mengisi waktu istirahat Anda:)