Ukhuwah Kita


Kenangan ini mungkin kita bisa dijadwalkan.

Tapi inilah momentum awal dari perubahan itu.

Ketahuilah ukhty, saat ini aku sedang bersedih…..

sedih itu memang sudah berkurang walau belum hilang

Kesedihanku berkurang karena kulihat kampung syurga di setiap wajahmu…

Insya Allah

Iklan

Inilah 5 Fakta Menarik Aktivitas Janin dalam Rahim


Bayi dalam kandungan ketika belum terlahir sebenarnya disebut janin. Saat sudah dilahirkan maka berubah sebutannya menjadi bayi.  Namun,  kita sering menyebutnya bayi meskipun belum lahir. Janin dalam kandungan merupakan suatu pribadi yang baru atau persona yang memiliki keunikan dan keajaiban tersendiri dalam aktivitas kehidupan dalam rahin (intra uterin).

Menarik sekali jika kita memperhatikan gerak gerik sang janin dalam kandungan melalui layar monitor ultrasonografi. Apa saja aktivitas sang janin dalam kandungan?

1. Apakah  selama dalam kandungan janin sudah bisa mendengar?

Memasuki usia kehamilan enam bulan atau 24 minggu, janin mampu mendengar. Lalu apa yang didengarnya? Segala aktivitas dalam tubuh ibu menjadi irama nada indah bagi janin. Sambil berbaring nyaman dalam rahim, sang janin mendengar detak  jantung ibu, suara bising usus, dan berbagai macam suara saat ia bermain air ketuban. Bagi ibu hamil, disarankan untuk memberikan rangsangan positif dari luar tubuhnya dan menjaga setiap ucapan, hindari pertengkaran dan suara keras antara suami istri. Agar janin tidak mengalami stres.

2. Kapan Janin suka menghisap dan mencecap rasa?

Bila dilihat pada layar monitor, pada janin usia 16 minggu  janin sudah mulai berpetualang dengan kemampuannya untuk mencecap rasa air ketuban dan mulutnya melakukan gerakan menghisap. Kecerdasan awal bagi janin dalam menikmati sensasi rasa mulai berkembang.

3. Kapan janin peka terhadap cahaya dari luar?

Usia empat bulan  janin sudah peka terhadap cahaya. Meskipun suasana rahim gelap, janin mampu membedakan terang saat ada rangsang cahaya dari luar tubuh ibunya. Para peneliti mencoba merangsang mata janin dengan memberikan sorot cahaya dengan menyinari perut sang ibu, dan tampak mata janin mengerjap saat cahaya diarahkan ke wajahnya.

4. Kapan janin bisa bisa menggunakan indra peraba?

Pada usia kehamilan 4- 5 bulan janin sudah mulai bisa merasakan sensasi pada permukaan tubuh dan kulitnya. Bila disentuh pada bibirnya janin dapat melakukan gerakan membuka bibir dan seolah menghisap. Bila disentuh pada telapak tangannya janin akan bereaksi menggenggam.

5. Apa yang janin lakukan bila mengalami ketegangan atau stres dalam rahim?

Bila seorang ibu hamil mengalami ketegangan mental dan tekanan psikologis selama kehamilan, maka janin dalam kandungan dapat terpengaruh. Janin melakukan gerakan berlebihan, mudah timbul his atau kram yang disebut dengan kontraksi pada rahim ibu. Bahkan dapat berpotensi terjadinya persalinan prematur maupun ketuban pecah sebelum waktunya. Janin juga bisa mengeluarkan tinja dalam kandungan dan mengotori air ketuban.

Apa yang harus diperhatikan ibu hamil untuk kebaikan sang janin dalam rahim ?

  1. Menerima dengan ikhlas semua perubahan tubuh, suka duka saat menjalani kehamilan.
  2. Menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh dengan kegiatan yang tidak melelahkan.
  3. Menjaga asupan makanan bergizi bagi pertumbuhan janin dalam kandungan.
  4. Menjaga suasana hati dan pikiran yang tenang sejak bayi dinyatakan hamil.
  5. Menjaga hubungan harmonis antara suami dan istri, hindari kekerasan dalam rumah tangga.
  6. Memberikan rangsangan musik yang lembut pada dinding perut ibu, lantunan doa, dan suami istri sering menstimulasi bayi, menyentuh perut ibu dengan usapan lembut sambil mengajak bicara janin  dalam kandungan.

* Disarikan dari berbagai sumber

 Kompas Health

Sampai Akhir


Terimalah,
Bahwa semua orang itu datang dan pergi
Waktu akan terus berputar
Dan lehermu kan lelah jika selalu menoleh ke belakang
Di depan sana jalan masih panjang
Panjaang sekali

Tak perlu takut,
Meski panjang, kau boleh juga istirahat sesekali
Setelah itu, ayo jalan lagi
Selangkah, dua langkah
Tak apa pelan-pelan
InsyaAllah nanti juga sampai

Kadang kakimu tersandung,
Luka, sakit,
Tak perlu gengsi untuk sekedar bilang sakit
Ayo menangis saja, sekerasnya juga boleh
Setelah habis air mata,
Ayo jalan lagi

Hey, finish sudah dekat
Sudah mulai terlihat
Apa?? Kamu mau menyerah?
Silakan saja..

Aku mau selesaikan ini sampai akhir
Betapapun itu sulit
Meski harus merangkak, tak apa
Pergilah, aku akan menyelesaikan ini

Sampai akhir
Bersama Allah.

semoga kita diberikan akhir yang baik ya,
amin amin amin.

Solusi dari alam untuk Asam Urat, Kolesterol dan Hipertensi


Bismillahiramanirrahim..
ini resep alami tanpa bahan kimia sedikit pun 🙂
untuk penderita asam urat, Kolesterol yang tinggi dan hipertensi atau tekanan darah tinggi….
bahan-bahannya gampang banget di temui di sekitar rumah bahkan sekitar pasar tradisional hingga Hipermart di Mol-moL 🙂

bahan :
1. daun salam…
sering di jumpai di dalam bungkusan bumbu langkok…
kalau mau yg segar-segar silakan ke rumah ibu sayaaaa, noh pohonnya di depan rumah 🙂
2. rambut-rambut pada jagung muda
rambut-rambut nya saja yg di pakai, kalau jagung nyaaa bisa di jadikan sayur atau sop 🙂
3. Aer bersih 2 gelas untuk merebus

cara :
1. cuci daun salam dan rambut-rambut jagung di bawah aer mengalir

2. masukan 2 gelas aer bersih ke panci, masukan daun dan rebus selama 10 menit.

3. saring air nya ke gelas, dan siap di minum ketika sudah hangat-hangat kuku..
kalau langsung di minum, mengakibatkan kerusakan bibir, lidah, tenggorokan  akibat melepuh :p
*aer panas hehehhehe

diminum 1 kali sehari selama waktu yang di perlukan untuk proses penurunan asam urat, kolesterol dan hipertensi.
untyk mengetahui kadar asam urat, kolesterol dan hipertensi bisa mengunjungi tenaga kesehatan terdekat.
ke kesehatan keliling Rumah sehat Insan Madani juga bisaaaa ^_^
*promosiiiii

 

resep ini telah teruji secara klinis di dapur ibu saya ^_^

Pantangan Makanan Penderita Asam Urat


Penyakit asam urat atau rasa nyeri di persendian terasa sangat menganggu dan menyakitkan bagi penderitanya. Rasa nyeri dipersendian akibat penumpukan asam urat dapat mengganggu kenyamanan dan aktifitas sehari-hari. 

Selain konsumsi obat-obatan, baik itu obat pereda nyeri maupun obat pengontrol kadar asam urat, pemilihan jenis makanan mempunyai peran penting untuk mengontrol penyakit ini. 

Jenis makanan yang sebaiknya dihindari oleh penderita asam urat antara lain adalah :
• Makanan laut seperti udang, kepiting, remis, dan tiram, cumi-cumi. 
• Minuman yang mengandung alkohol seperti tape, bir, tuak pahit, dll. 
• Makanan kaleng seperti sarden, kornet sapi, dll. 
• Jeroan seperti usus, hati, limpa, paru, otak, jantung, ginjal, dll.
• Beberapa jenis buah-buahan seperti durian, alpokat, air kelapa muda, emping melinjo, dll 
• Kaldu daging, 
Jenis makanan yang boleh dikonsumsi dalam jumlah sedikit antara lain :
• Tahu dan tempe. 
• Ikan, daging kambing, daging ayam, daging sapi. 
• Beberapa jenis sayuran tertentu seperti kangkung, bayam, brokoli, dan tauge, daun 
pepaya, asparagus, kacang-kacangan, jamur. 
• Makanan berlemak seperti santan, margarine, mentega, atau goreng-gorengan. Lemak dapat menghambat pengeluaran asam urat lewat urin. 
Jenis makanan yang boleh dikonsumsi adalah :
• Keju, susu, telur. 
• Makanan sumber karbohidrat seperti beras, kentang, singkong, terigu, tapioka, hunkwe, makaroni, mi, bihun, roti, dan biskuit. 

Tetapi, karbohidrat sederhana golongan fruktosa seperti gula, permen, arum manis, gulali, dan sirop sebaiknya dihindari karena fruktosa dapat meningkatkan kadar asam urat. 
• Buah-buahan seperti semangka, melon, nanas, belimbing manis, dan jambu air. Buah-buahan lain juga boleh dimakan kecuali durian dan alpokat. 
Selain itu penderita asam urat dianjurkan untuk banyak minum, minimal 2 liter atau 10 gelas sehari, bertujuan membantu pengeluaran asam urat lewat air seni dan mencegah penumpukan asam urat di ginjal atau kandung kemih. Air minum ini bisa berupa air putih masak, teh, atau kopi.


Memahami Orang Lain, Bagaimanakah Caranya..?


 
Ilustrasi kasus..
Suatu hari Juli datang ke sekolah dengan wajah murung. Hanya mendung yang menggayut di wajahnya. Salah seorang teman sekelasnya, Tina, yang mejanya berseberangan tepat di depannya, bertanya ”Ada apa, Jul?”. Tidak banyak jawaban yang dia dengar dari Juli. ”Tidak ada apa-apa, hanya masalah keluarga”. Sepanjang pagi sampai waktu makan siang tiba, Juli tetap dengan wajah murungnya. Saat makan siang, rekan sekelasnya yang lain, Dini, mengajaknya ke kantin untuk makan siang. Dan Juli menolak. Masih dengan tersenyum, Dini menawarkan untuk membungkuskan makanan. Dan Juli tetap menolak. Perlahan Dini mendekat, ditariknya sebuah kursi dan langsung duduk tepat di samping Juli, tetapi tidak lagi menawarkan makan siang. Dia hanya duduk dan memperhatikan Juli. Sikap Dini membuat Juli merasa tidak enak. Ujungnya mereka pergi ke kantin untuk makan siang. Saat itulah Juli menceritakan semua yang menimpanya, tanpa diminta. Ternyata urusan cinta yang menjadi permasalahannya.

Empati, apaan sih itu? 
Berkaitan dengan tema kali ini, Memahami Orang Lain, yaitu bagaimana kita dapat memahami orang lain, perasaan mereka, permasalahan yang menimpa mereka. Inilah yang disebut empati. Empati adalah kemampuan untuk memahami dan merasakan perasaan orang lain. Misalnya ketika teman kita sedang senang maka kita paham dan bisa merasakan kegembiraannya dan kita pun ikut tersenyum. Begitu pula ketika teman kita mengalami kesulitan atau sedan sedih karena kehilangan orang yang dicintainya maka kita bisa juga merasakan bagaimana perasaan kehilangan tersebut.

So…
Yang menjadi pertanyaan adalah kenapa Juli bisa bercerita dengan lancar pada Dini? kenapa pada Tina dia merasa cukup mengatakan mempuyai masalah keluarga? Padahal mereka sama-sama satu kelas. Yang sering menjadi masalah adalah kitakurang dapat berempati pada orang lain. Kita sering merasa kalau kita sudah memahami orang lain tetapi sebenarnya kita hanya mengetahui tanpa pernah berusaha untuk mengerti.
Bagaimana bentuk empati itu sebenarnya?
Dalam ilustrasi di atas, Dini berusaha memahami dan mengerti perasaan Juli dengan tidak bertanya langsung apa yang menjadi permasalahan Juli. Berbeda dengan apa yang dilakukan Tina yang terang-terangan bertanya apa yang menjadi masalah Juli.
Bagaimana Juli menanggapi sikap keduanya?
Jawaban singkat padat tapi tidak menjelaskan apa-apa diterima Tina dari Juli. Sedangkan Dini menjadi tahu permasalahan yang sebenarnya karena dia mencoba memahami Juli bahwa Juli mempunyai masalah. Apapun masalah yang menimpanya, Dini hanya memahami Juli sebagai teman yang sedang membutuhkan orang lain untuk berbagi. Mencoba memahami dan mengerti perasaan orang lain. Sedang yang dilakukan Juli adalah salah satu bentuk simpati. Perbedaannya, simpati hanya mengetahui apa terjadi tidak disertai pemahaman dan merasakan bagaimana perasaan orang lain.
Pada dasarnya kita akan senang berada di sekitar orang yang mau dan bisa mengerti permasalahan yang sedang kita hadapi. Seseorang akan lebih mudah bercerita ketika dia merasa aman dengan orang yang akan mendengar ceritanya. Aman dalam artian cerita tersebut hanya untuk mereka berdua (just for us, katanya), bukannya menjadi konsumsi publik (rahasia umum). Apapun masalahnya.
Kenapa kita berempati, buat apa gitu loh..?
Selain kita bisa memahami, mengerti perasaan orang lain, empati bisa menjadi latihan supaya kita bisa lebih pandai menyesuaikan diri secara emosional. Seseorang yang bisa memahami orang lain (berempati), akan lebih mudah diterima orang lain.Sikapnya yang apa adanya, tidak dibuat-buat membuat orang lain merasa nyaman dan tidak merasa kalau dirinya sedang dinilai. Walaupun baru kenal atau di lingkungan yang cenderung baru mereka lebih cepat diterima dan disenangi orang lain dibanding mereka yang kurang memahami perasaan orang lain.
Lebih mudah bergaul. Jika bisa menyesuaikan diri dengan mudah dengan lingkungan baru maka tentunya akan mempunyai banyak teman karena memang mempunyai teman idak menjadi hal yang sulit bagi mereka yang empatinya tinggi. Lebih populer. Siapa yang tidak mau populer. Bukan berarti populer harus menjadi artis atau bintang ngetop seperti artis-artis Idol atau berbagai ajang pencarian bakat di televisi loo. Populer yang kita dapat karena kita tidak pernah tidak memperhatikan teman, dan lebih peka. Perlu diingat bahwa perhatian dan mengerti perasaan orang lain, masalah orang lain bukan berarti kita ikut campur dan turun tangan langsung dalam kehidupannya atau mengurusi masalah yang menimpanya. Jangan sampai karena terlalu perhatian malah membuat teman atau saudara kita jengah karena terlalu usil mengurusi hal-hal yang tidak perlu.
Apa yang bisa kita lakukan untuk teman kita?
Baca pesan nonverbal mereka (nada bicara, gerak gerik, ekspresi wajah). Orang sedang menangis jangan langsung ditanya “ada masalah ya.?” Ada yang menanggapi dengan anggukan tapi tanpa sadar pertanyaan tersebut bisa membuat orang lain bertambah kesal. Sudah tahu ada masalah kok malah ditanyain ada masalah. Jika sudah mulai bicara dengan nada tinggi berarti orang tersebut memang sudah berada di titik tinggi kemarahannya. Yang jelas dari sikap atau gesturenya pasti suda terlihat.
Imbangi bahasa tubuh dan ekspresi wajah mereka. Bukan berarti kita ikutan marah-marah dan senewen jika teman kita sedang marah karena tidak bisa mengejar deadline tugasnya. Kita bisa bersikap lunak dan lebih lembut menghadapi orang yang sedang marah. Begitu pula saat teman kita sedang sedih kita juga bukan berarti harus ikut menangis. Setelah bisa mengimbangi bahasa tubuh mereka maka selanjutnya beri isyarat bahwa kita memahami pesan mereka, bisa mengangguk, tersenyum tergantung masing-masing orang.
Yang terakhir dengarkan mereka dengan penuh perhatian. Ini bagian paling sulit. Terkadang kita mendengarkan dan hanya mendengarkan tanpa bisa mengerti apa yang dikatakan teman kita. Mengapa bisa demikian? Kita sering tidak bisa fokus dengan masalah yang dihadapi orang lain. Selain itu mendengarkan adalah pekerjaan sulit karena kita pada umumnya jarang mau berfungsi sebagai telinga. Intinya kita harus fokus pada teman kita yang sedang curhat. Biasanya orang bisa lebih terbuka saat mereka telah menemukan orang yang benar-benar bersedia mendengarkan ”cerita” mereka.

How To Be “A Great Friend”


Berteman itu menyenangkan. Siapapun menyangkal hal indah ini. Bayangkan betapa sedihnya tidak punya teman, kamu pasti menjadi pribadi yang kesepian dan merana, jauh dari rasa bahagia yang membuatmu lebih bersemangat dalam hidup.
Kehadiran seorang teman, memang amat dibutuhkan oleh seseorang. Akan tetapi, acapkali kamu gagal mengikat sebuah pertemanan yang bertahan lama. Boleh jadi, penyebabnya justru datang dari dirimu sendiri. Oleh karena itu, cobalah instropeksi diri. Jangan-jangan, kamulah faktor penyebab kegagalan pertemanan tersebut. Intinya, pertemanan adalah saling memberi dan saling menerima. Jadi, mengapa tidak kamu yang memberi terlebih dahulu? Memulai kebaikan, insya Allah akan membuatmu lebih bahagia.

Tips Menjadi Teman yang Baik:

1. Jadilah Pendengar yang Baik. Jangan pernah sekalipun kamu bersikap menggurui. Memberi nasihat boleh-boleh saja, tetapi lakukan berlahan-lahan. Yang terpenting, pastikan temanmu itu mendengarkannya.

2. Hormati Pendapatnya. Cobalah mengerti bagaimana karakter temanmu. Hormatilah pendapatnya. Walau terkadang kalian saling berbeda pedapat, pasti ada jalan tengah yang bisa ditempuh. Jangan ingin menang sendiri.

3. Pelihara Kepercayaan. Jangan pernah sekali-kali kamu mengobral rahasia temanmu kepada oraang lain. Saling menjaga rahasia, anggap saja diantara kalian ada permainan yang hanya bisa dimainkan oleh kamu dan temanmu.

4. Lihat Sisi Baik. Sebagaimana setiap orang memiliki kekurangan, setiap orang pun pasti memiliki kelebihan. Pasti ada saja kelebihan seseorang dibandingkan orang lainnya. Kamu bisa melihat kelebihan temanmu, jika kamu memperhatikannya dengan baik. Nah, lihatlah selalu sisi baik temanmu.

5. Jangan Pernah Merasa Iri. Islam tidak membenarkan kedengkian. Dengki berarti tidak mempercayai pembagian karunia Allah kepada hamba-hambaNya. Karunia Allah kepada setiap orang itu berbeda-beda. Ada yang dilebihkan, ada pula yang tidak. Itulah sunatullah. Nah, ikut berbahagialah atas keberhasilan temanmu. Rasakanlah bahwa kebahagiaannya adalah kebahagiaanmu juga.

6. Pertolongan yang Wajar. Berikan pertolongan secukupnya. Jagalah “jarak” yang wajar. Mundurlah sedikit jika kau rasa petemanan sudah terlampau dekat. Sebalinya, mendekatlah ketika pertemanan terlampau renggang.

7. Refreshing Bersama. Carilah waktu luang bersama temanmu untuk sekedar jalan-jalan bersama atau refreshing. Dengan demikian, kalian bisa mengembangkan sikap toleransi, fleksibilitas, asertif, empati, dan belajarlah saling memahami.

8. Jangan Ragu Meminta Maaf. Saat kamu melakukan suatu kesalahan kepadanya, jangan ragu untuk meminta maaf. Setelah itu, berusahalah memperbaiki kesalahanmu. Begitu pula sebaliknya, berikan maaf dan lupakan kesalahannya jika ia bersalah.

sumber: 99 ideas for happy teens